Manfaat Buah Alpukat

18/01/2018 by sensei0
Want create site? Find Free WordPress Themes and plugins.

Alpukat merupakan buah yang unik karena mengandung
lebih banyak lemak sehat dari pada karbohidrat. Oleh karena itu juga,
alpukat memiliki kadar gula yang rendah. Alpukat juga memiliki
keunggulan dapat memberikan rasa kenyang lebih lama. Alpukat memiliki
banyak nutrisi penting untuk tubuh. Sejumlah penelitian telah menunjukkan
bahwa konsumsi alpukat dapat mengubah profil kolesterol menjadi lebih
baik dan menurunkan faktor resiko gangguan jantung.

Kandungan yang terdapat pada alpukat:

Lemak sehat
Lemak yang ada di alpukat adalah lemak baik, porsinya mencapai sekitar tiga perempat dari jumlah kalori dari buah alpukat. Artinya lemak memiliki kandungan yang cukup tinggi dalam buah alpukat ini. Kandungan lemaknya adalah lemak tak jenuh tunggal, dalam bentuk asam oleat. Lemak tak jenuh tunggal yang dianggap sebagai lemak baik yang dapat mengurangi kadar kolesterol jahat dalam darah, menurunkan risiko stroke dan jantung disease.

Protein
Setiap alpukat terdiri dari sekitar 4 gram protein, kandungan ini jauh lebih banyak dibandingan dengan buah lain.

Gula
Gula dalam buah ini nilainya cukup kecil, sebelah buah avocado terdiri dari 0.2 g gula, jadi tidak terlalu berbahaya untuk anda yang khawatir akan gula darah.

Vitamin dan Mineral
Seperti buah lainnya, tentu alpukat juga memiliki kandungan vitamin dan mineral yang sangat tinggi. Ia mmiliki kandugnan kalium (Kandungannnya lebih besar daripada pisang). Selain itu, alpukat kaya akan vitamin K, vitamin B9, vitamin B6, vitamin B5 vitamin C, dan vitamin E.2

Serat
Buah yang berukuran sedang mengandung 11 gram serat, hampir setengah dari serat harian yang dibutuhkan oleh tubuh.

Berikut rincian kandungan nutrisi
dalam 100 gram alpukat:

  • Vitamin K
  • Folat
  • Vitamin C
  • Kalium
  • Vitamin B5
  • Vitamin B6
  • Vitamin E
  • Alpukat
    juga mengandung beberapa senyawa dalam jumlah kecil seperti magnesium,
    mangan, tembaga, besi, zink, fosfor, vitamin A, vitamin B1, vitamin B2,
    dan vitamin B3.
  • 160 kalori
  • 2 gram protein
  • 15 gram lemak sehat
  • 9 gram karbohidrat dimana 7 diantaranya adalah serat

Alpukat
tidak mengandung kolesterol atau sodium dan juga rendah lemak jenuh.
Alpukat juga memiliki kandungan kalium lebih tinggi dari pisang.
Beberapa penelitian menunjukkan bahwa konsumsi asupan kalium yang tinggi
dapat membantu penurunan tekanan darah, menurunkan resiko serangan
jantung, stroke, dan gagal ginjal.

Alpukat mengandung tinggi serat
Serat
merupakan nutrisi yang ditemukan dalam jumlah relatif besar pada
alpukat. Tubuh memerlukan waktu lebih lama untuk mencerna serat sehingga
dapat membantu untuk menurunkan berat badan, mengurangi kadar gula dan
menurunkan resiko terkena beberapa penyakit. Dalam 100 gram alpukat
mengandung 7 gram serat yang merupakan 27% dari jumlah kebutuhan harian
yang disarankan.

Alpukat dapat menurunkan kadar kolesterol dan trigliserida
Gangguan
jantung merupakan penyebab paling umum kematian di dunia. Sejumlah
penelitian telah menunjukkan bahwa konsumsi alpukat dapat mengubah
profil kolesterol menjadi lebih baik dan menurunkan faktor resiko
gangguan jantung. Berikut perubahan profil kolesterol yang kemungkinan
terjadi karena konsumsi alpukat:

  • Menurunkan kadar trigliserida darah hingga 20%
  • Menurunkan kadar LDL (kolesterol jahat) hingga 22%
  • Meningkatkan kadar HDL (kolesterol baik) hingga 11%

Alpukat dapat membantu penyerapan nutrisi dari makanan lain
Alpukat
bukan hanya memiliki nutrisi yang tinggi, namun juga dapat membantu
penyerapan nutrisi dr makanan lain ke dalam tubuh. Salah satu penelitian
menunjukkan bahwa penambahan alpukat ke dalam salad atau makanan lain
dapat meningkatkan penyerapan antioksidan kedalam tubuh.

Alpukat memiliki kandungan antioksidan kuat yang dapat melindungi mata
Alpukat
memiliki kandungan tinggi antioksidan yang penting untuk kesehatan mata
yaitu lutein dan zeaxanthin. Penelitian ini menunjukkan bahwa kedua
nutrisi ini dapat membantu menurunkan resiko terjadinya katarak yang
umum terjadi pada orang tua.

Alpukat dapat membantu mencegah kanker
Sebuah
penelitian pada sel yang terisolasi menunjukkan bahwa konsumsi alpukat
membantu mengurangi efek samping kemoterapi pada limfosit manusia.
Ekstrak alpukat juga telah terbukti dapat menghambat pertumbuhan sel
kanker prostat.

Ekstrak alpukat dapat membantu meringankan gejala radang sendi
Arthritis
merupakan penyakit umum yang sering terjadi di Indonesia. Beberapa
penelitian telah menunjukkan bahwa ekstrak dari minyak alpukat dan
kedelai dapat secara signifikan mengurangi gejala osteoarthritis.

Alpukat dapat membantu menurunkan berat badan
Dalam
sebuah penelitian alpukat dapat membuat seseorang lebih lama merasa
kenyang. Seorang yang konsumsi alpukat memiliki keinginan makan 28%
lebih rendah selama 5 jam kedepan. Kondisi ini dapat menurunkan asupan
kalori. Alpukat juga memiliki kandungan tinggi serat dan rendah
karbohidrat sehingga dapat membantu menurunkan berat badan.

Alpukat dapat menjaga kesehatan jantung
Alpukat
atau terutama minyak alpukat dapat membantu meningkatkan kesehatan
jantung. Lemak tak jenuh dapat menghambat perkembangan arteriosclerosis
(pengerasan pembuluh darah arteri sehingga mengurangi aliran darah).
Dalam sebuh penelitian, ketika orang dengan profil kolesterol normal
diberi alpukat selama 1 minggu menunjukkan hasil kadar kolesterol
totalnya turun hingga 16%, LDL turun menjadi 22%, trigliserida turun
menjadi 22% dan peningkatan HDL hingga 11%.

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *