Obat Herbal untuk Malaria

23/02/2018 by sensei0
Want create site? Find Free WordPress Themes and plugins.

Malaria adalah suatu infeksi sel darah merah yang disebabkan
oleh plasmodium. Malaria disebarkan melalui gigitan nyamuk Anopheles
betina, tranfusi darah yang terkontaminasi, dan suntikan jarum yang
sebelumnya telah digunakan oleh penderita malaria. Setelah digunakan
obat-obatan dan insektisida, malaria jarang ditemukan. Tetapi infeksi ini
masih sering terjadi di negara-negara tropis. Pendatang dari daerah
tropis atau pelancong yang baru kembali dari daerah tropis kadang
membawa infeksi ini ke suatu negara atau ke negara asalnya dan
kemungkinan menyebabkan Wabah yang ringan.

Terdapat
4 spesies parasit malaria yaitu plasmodium vivax, plasmodium ovale,
plasmodium falciparum dan plasmodium malariae. Kesemuanya bisa
menginfeksi manusia dan menyebabkan malaria. Plasmodium falciparum
merupakan penyebab infeksi terbanyak dan paling berbahaya. Siklus hidup
parasit malaria berawal ketika seekor nyamuk betina menggigit penderita
malaria. Nyamuk yang menghisap darah mengandung parasit malaria,
selanjutnya berpindah ke dalam kelenjar liur nyamuk jika nyamuk ini
menggigit manusia, parasit ditularkan melalui air liurnya Di dalam tubuh
manusia, parasit masuk ke dalam hati dan berkembang biak.

Pematangan
parasit berlangsung selama 2-4 minggu, setelah itu mereka akan
meninggalkan hati dan menyusup ke dalam sel darah merah. Parasit
berkembang biak di dalam sel darah merah, dan pada akhirnya menyebabkan
sel yang terinfeksi ini pecah dan pada akhirnya modium ovale mungkin
akan tetap berada di dalam sel-sel hati. dan secara periodik akan
melepaskan parasit yang matang ke dalam aliran darah, sehingga
menyebabkan serangan dari gejala-gejala malaria.

Plasmodium
falciparum dan plasmodium malariae akan keluar dari hati. Jika infeksi
tidak diobati atau diobati sampai tuntas, maka bentuk plasmodium
falciparum dewasa akan tetap berada di dalam darah selama
berbulan-bulan, dan plasmodium malariae dewasa tetap berada di dalam
darah selama bertahun-tahun, menyebabkan serangan gejala malaria yang
berulang-ulang.

Gejala mulai timbul dalam waktu 10-35 hari setelah
parasit masuk ke dalam tubuh manusia. Gejala awalnya seringkali berupa
demam ringan yang hilang dan timbul sakit kepala, sakit otot dan
mengigil, bersamaan dengan perasaan tidak enak badan (malaise). Gejala
ini berlangsung selama 2-3 hari dan sering diduga sebagai gejala flu.
Gejala berikutnya dan pola penyakitnya pada keempat jenis malaria ini
berbeda. Pada malaria falciparum bisa terjadi kelainan fungsi otak yaitu
suatu komplikasi yang disebut malaria serebral. Gejalanya adalah demam
minimal 40 derajat celcius, sakit kepala hebat, mengantuk, delirium
(menggigau), dan linglung.

Malaria serebral bisa berakibat fatal,
paling berakibat fatal dan paling sering terjadi pada bayi, wanita hamil
dan pelancong yang baru datang dari daerah malaria. Pada malaria vivax,
menggigau bisa terjadi jika demamnya tinggi, sedangkan gejala otak
lainnya tidak ada.

Setiap jenis malaria jumlah sel darah putih
total biasanya normal tetapi jumlah limfosit dan monosit meningkat. Jika
tidak diobati, akan timbul jaundice ringan, serta pembesaran hati dan
limpa. Kadar gula darah rendah dan hal ini lebih berat pada penderita
yang di dalam darahnya mengandung lebih banyak parasit. Jika sejumlah
kecil parasit menetap di dalam darah, kadang malaria bersifat menetap.
Gejalanya adalah apati, sakit kepala yang timbul secara periodik, merasa
tidak enak badan, nafsu makan berkurang, lelah disertai serangan
menggigil, dan demam. Gejala tersebut sifatnya lebih ringan dan
serangannya berlangsung lebih pendek dari serangan pertama.

Blackwater Fever

Blackwater
Fever adalah suatu komplikasi malaria yang jarang terjadi. Demam ini
timbul akibat pecahnya sejumlah sel darah merah. Sel yang pecah
melepaskan pigmen merah (hemoglobin) ke dalam aliran darah. Hemoglobin
ini dibuang melalui air kemih, sehingga warna air kemih-menjadi gelap.
Blackwater fever hampir selalu terjadi pada penderita malaria falciparum
menahun, terutama yang mendapat pengobatan kuinin.

Gejala dan Pola Malaria

Malaria Vivax dan Ovale
Serangan dimulai secara samar-samar dengan menggigil, diikuti
berkeringat dan demam yang hilang dan timbul. Dalam 1 minggu, terbentuk
pola khas dari serangan yang hilang dan timbul. Suatu periode sakit
kepala atau rasa tidak enak badan akan diikuti oleh menggigil. Demam
berlangsung hukum 1-8 jam .Setelah dcmam reda, penderita merasa sehat
sampai terjadi menggigil berikutnya. Pada malaria Vivax, serangan
berikutnya cenderung terjadi setiap 48 jam.

Malaria Falciparum
Suatu serangan bisa diawali dengan menggigil, suhu tubuh naik secara
bertahap kemudian tiba-tiba turun. Serangan bisa berlangsung selama
20-36 jam. Penderita tampak lebih sakit dibanding dengan malaria vivax.
Di antara serangan (dengan selang waktu 36-72 jam), Penderita biasanya
dan mengalami demam ringan.

Malaria Malariae
Suatu serangan seringkali dimulai secara samar-samar. Serangannya
menyerupai malaria vivax dengan selang waktu antara dua serangan adalah
72 jam.

Dugaan malaria akan semakin kuat jika dalam waktu 1 tahun
sebelumnya. Penderita pernah mengunjungi daerah malaria dan pada
pemeriksaan fisik ditemukan pembesaran limpa. Untuk memperkuat diagnosis
dilakukan pemeriksaan darah guna menemukan parasit penyebabnya. Mungkin
perlu dilakukan beberapa kali pemeriksaan. karena kadar parasit di
dalam darah bervariasi dari waktu ke waktu. Pengobatan, komplikasi, dan
prognosis dari malaria ditentukan oleh jenis parasit penyebabnya.

Pengobatan Tradisional Herbal Untuk Malaria

Jeruk Nipis (Citrus Aurantifolia, Swingle.)
Cara membuat : 1 Buah jeruk nipis diperas untuk diambil airnya.
Tambahkan 1 sendok makan kecap dan garam secukupnya. Saring, minum
setiap pagi menjelang sarapan.

Kenanga (Canangium Odoratium, (Lamk.)
Cara membuat : 3 Kuntum bunga kenanga yang sudah dikeringkan diseduh
dengan 1 gelas air panas. Tutup rapat. Saring dan diminum secara
teratur.

Pepaya (Carica Papaya, Linn.)
Cara
membuat : 1 Lembar daun Pepaya, tempe busuk sebesar ibu jari, garam
secukupnya. Semua bahan ditumbuk halus. Peras. kemudian saring untuk
diambil airnya. Minum 1x sehari selama 7 hari.

Pulai (Alstonia Scholaris [L&91; R. Br.)
Cara membuat : 2 Senduk makan bubuk kulit batang pulai (digiling)
direbus dengan 2 gelas air bersih sampai tersisa 1 gelas, setelah
dingin, saring. Minum sekaligus. Lakukan setiap hari sampai sembuh.
Selama minum obat ini. hindari makanan yang asam dan pedas. Bila
penyakitnya berat, gunakan kulit pulai hitam.

Anda bisa mencoba ramuan herbal tersebut untuk mengobati malaria.

Sumber : DetikHealth

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *